Depan Artikel Ayo Bakar Jembatan!

Kalender TDA

August 2010
S M T W T F S
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31 1 2 3 4
Ayo Bakar Jembatan!
Minggu, 07 Februari 2010 13:59

ame_bukutda_ngalam.jpg

Julius Caesar adalah komandan perang yg berhasil merebut pantai Brittania karena strateginya yang cukup unik. Dalam catatan sejarah, Caesar berhasil mendaratkan pasukannya pada tengah malam yang dingin.Sang komandan berdiam diri sejenak, sementara pasukannya sibuk merapatkan dan menyembunyikan perahu2 yg ditumpanginya. Mereka berpikir, setelah perang usai, mereka akan kembali ke kapal induk dengan menggunaan perahu tsb.

Namun, betapa kagetnya seluruh pasukan begitu mendengar perintah sang komanda, "Bakar semua perahu yang sudah kamu daratkan!"

Sebagai pasukan yg taat pada komandan, merekapun dengan ragu2 akhirnya membakar semua perahu sampai hangus. Akhirnya, semua pasukan bertempur habis2an, karena mereka berpikir tidak akan kembali lagi. Jadi harus menang atau mau bertempur.

Perjalanan menuju sukses kerapkali diwarnai oleh kekhawatiran sehingga terkadang membuat kita cenderung untuk kembali, bahkan mundur dari pergumulan hidup yang sudah dilalui. Hal ini pula yang membuat banyak orang mengalami stagnasi pertumbuhan dalam meraih keberhasilannya hanya karena takut tidak berhasil atau takut ditolak oleh orang lain.

Seperti John C Maxwel pernah bertutur "Kekhawatiran akan menghambat tindakan, tiadanya tindakan menuntun pada tidak adanya pengalaman, tiadanya pengalaman akan menuntun pada ketidaktahuan, dan ketidaktahuan akan melahirkan kekhawatiran". Jadi, ketakutan jika tidak disikapi dengan baik, justru akan melahirkan sejumlah kekhawatiran yang baru.

Hikmah yg dapat diambil dari cerita diatas adalah, jika memulai sesuatu (berdasar pertimbangan yg matang) adalah memadamkan semua kemungkinan untuk kembali. Beberapa 'daya tarik' yg mampu menarik kita untuk kembali adalah keterikatan pikiran dan nostalgia kesuksesan masa lalu dan fasilitas yg mungkin masih terkenang dengan segala kemudahannya. Daya tarik yg demikian membuat pikiran kita yg sedikit banyak akan menciutkan nyali untuk menerima tantangan yg ada di depan mata kita.

Peristiwa Caesar tsb mengingatkan pada sebuah ilustrasi tentang seseorang yg menyeberang jembatan gantung. Begitu ia sampai seberang, ia lalu mengambil api dan membakar jembatan dengan api. Sehingga sekalipun ia nantinya bertemu dengan binatang buas atau apapun yg membahayakan, ia tidak akan kembali tetapi terus menghadapinya. Kalaupun terlalu berat, mungkin ia hanya mengubah rutenya. Mari kita "bakar jembatan" kita, yaitu segala sesuatu yg membuat kita kembali surut untuk maju. Yang penting bukan darimana kita memulai, melainkan dimana kita berakhir.

Mari "bakar jembatan" agar tidak kembali menjadi TDB atau Amphibi, segera menuju TDA, siap dg segala rintangannya....

08 January 2008
http://donnykris.blogspot.com/2008/01/ayo-bakar-jembatan.html

Tetap Semangat!

-- Disarikan dari kisah-kisah inspiratif penuh hikmah untuk bisnis --

 

Advertisement

TDA Ngalam Connect

Google Search

Google
Web tdangalam.com

Blog Anggota

Blog Anggota

Ade Aan   (1241)
Agung Firdaus   (1326)
Ambay   (893)
Ame   (1328)
Andi Eko   (1189)
Aryo Sanjaya   (696)
Donny Kris   (1294)
Dyah Purana   (1230)
Erween   (835)
Faizal Alfa Z   (189)
JayLangkung   (1205)
Rony Yuzirman   (1170)
Tito   (1310)
Vivi Damayanti   (1347)

Pengunjung

Terdapat 173 Tamu online
Komunitas TDA Ngalam, Powered by Joomla!; Joomla templates by SG web hosting